Karena terlalu seringnya aku ngebacot dan malah curhat di sini *males nulis diary*, sekarang sekali-sekali bakalan share info yang bagus aja, oke? tereng tereng, penasaran dah, masih ada ga sih ya yang mau baca blog dodolku ini T.T
Oke! Info keren sekarang ini tentang N I J I K O N. Kenapa saya nulis tentang ini? Karena aku ngeliat kata ini ditulis sama seorang temen fb nya kiyo yang sama-sama suka anime. Sejak itu aku searching dan berhasil nemu artikel yang aku anggep oke.
Info ini diambil dari http://gugelyahuu.wordpress.com/2010/05/06/nijikon-apakah-buruk/
Nijikon, apakah buruk ?
hahaha akhirnya bikin artikel serius juga
nah kali ini w pengen bahas masalah “Nijikon“.
Nijikon itu istilah slang dari bahasa jepang yang ditujukan pada orang yang hanya tertarik pada wujud 2 dimensi suatu karakter game, manga, atau anime. Istilah Nijikon berasal dari kata Nijigen kompurekkusu (二次元コンプレックス), yang berarti kompleks 2 dimensi.
Otaku yang terobsesi pada satu atau lebih karakter game, anime, atau manga biasanya akan menyebut diri mereka dengan sebutan Nijigen. Tapi jarang sekali ada otaku yang menyebut dirinya Nijikon.
Pada tahap yang lebih serius, laki-laki atau perempuan penderita Nijikon hanya memiliki ketertarikan pada karakter 2 dimensi. Minatnya pada manusia (nyata) pada lawan jenis pun sudah tidak ada lagi..
______________________
Biasanya orang yang sudah pernah jadi nijikon akan sulit untuk kembali menjadi normal lagi.
Berdasarkan hasil yg w liat liat dari internet… kalo orang indonesia banyakan yang bangga jadi Nijikon ( walau belum sepenuhnya) dan kalau w baca di forum forum banyakan yang bilang alasan mereka jadi Nijikon kebanyakan tanpa disengaja , ada juga yang bilang kalo ce/ co 2 dimensi lebih menarik daripada yang real, ada jga yang bilang nijikon itu gara-gara orangnya frustasi ga punya pacar ( hahahaha~)
Nijikon lebih banyak co, tapi sepanjang hidup w, w cma tau sedikit co pengidap Nijikon, yang w tau kebanyakan cewe ( hint hint hint haahaha~)
ciri2 orang pengidap nijikon ( ga tentu)
- Suka ngaku-ngaku pacar dsb. dari karakter 2D tsb.
- Ga tertarik dengan orang-orang 3D ( real gtoh)
- biasanya otaku
- kalau suka bikin fanfic, biasanya orang tsb akan bikin fanfic yang berisi OC ( original character) miliknya di pairingkan dengan karakter yang disukainya.
- ngerubah namanya pada situs2 jejaring sosial, misalnya namanya putri, terus dia suka sama Ichigo kurosaki ( hahaha) maka ia akan merubah namanya menjadi Putri Kurosakii ato semacam itu lah~
-sering bengong dan selalu beranggapan bahwa karakter tersebut ada didekat dia.
-pasang banyak foto, koleksi foto yang banyak tentang karakter tsb.
- merasa benci sama suatu karakter yang dekat-dekat dengan karakter yang disukainya ( hahahaha~)
- suka membaca fanfic yang mempairings kan OC dengan karakter canon dan biasanya menganggap bahwa sang OC adalah dirinya sendiri
- Menyukai karakter yang bersifat ” moe ” ( kebanyakan cowo yang suka moe), kalo buat cewe kayakna semua jadi ( hahahaha)
_____________________________
Orang pengidap nijikon kadang suka dianggap aneh sama orang lain ( mungkin emg aneh?) dan biasanya memiliki sikap yang sulit bersosialisasi.
-selesai-
referensi : bapak wikipedia , forum-forum, hati, pengalaman( hint~ HUAHAHA)
A/N : merasa lucu ngetik artikel serius =-=
Nah itu artikelnya <3
Sekali lagi, kenapa aku pilih artikel ini buat aku share ke blog?
Hmm.. There's a reason, but i won't tell :)
Cuma, baca tanda-tanda nijikon sempet bikin deg-deg-an juga, bikin inget seseorang.
Tapi aku percaya kok, dia ga nijikon, dibilang otaku aja ga mau :)
Bukan artinya aku anggep nijikon itu harus dihindari. Sangat mungkin jatuh cinta sama tokoh anime/manga. Tapi orang-orang juga harus inget, mereka punya kehidupan.
Coba bayangin umurmu udah 30 tahun dan ibumu maksa kamu nikah:
ibu-ibu/i: nak, mama pingin deh dikenalin sama calon pendampingmu..
nijikon/n: aduh ma, sabar dong, dia lagi di tokyo
i: waaah dia di tokyo?? ngapain, sayang?
n: lagi bantu-bantu tentara jepang, ma
i: wah hebat banget cewek kamu itu!! siapa namanya?
n: *nyebutin nama cewek jepang*
i: waah orang jepang!! kok kamu bisa kenal sih??
n: yah namanya juga jodoh. pokoknya aku pengennya cuma sama dia.
i: mana fotonya, mama mau liat dong?
n: *ke kamar, balik lagi ke ibunya* nih ma! *nyodorin sebuah komik manga action yang tokoh utamanya cewek*
i: ...................................
Itu murni REKAYASA. Aslinya aku bukan anime freak, otaku, apalagi nijikon. Aku ga tau apa ada anime yang ceritanya cewek kerja sama polisi jepang -______________-
Manga yang paling-paling jadi favorit aku cuma detective conan. Dulu hobi banget baca komik macem doraemon, yaiba, ufo baby, let's get married, terus makin ke depan baca juga kaito kid, sampe komik cantik macem fun fun pharmacy *dan sekarang aku malah masuk jurusan farmasi, zzzzz* dan masih banyak banget.
Rak bukuku penuh komik dan serial harry potter, tapi aku ga pernah tergila-gila manga atau anime. Paling-paling berharap hogwarts itu ada dan aku bakal dijemput hagrid ke sana, tapi harry potter kan bukan manga. :P
Paling pol juga waktu dulu sukaaaaaaaaaaaaa banget sama cardcaptor sakura, sampe minta dibikinin tongkat bersayap kayak dia dan pingin punya si kero. Shaoran cakeeeeeeeep banget tapi ya ga jatuh cinta juga.
Intinya, aku suka, suka banget beberapa manga dan anime, tapi ga sampe tergila-gila.
Sekarang bayangin, kalo temen kamu nijikon? Oke sekali lagi, aku ga bilang nijikon itu dosa, karena chara di manga selalu lebih perfect dari orang real.
Kalo temen kamu nijikon dan yang ada di kepala dia cuma chara gebetannya setengah mati? Dan dia lebih dari nge-fan, bahkan addicted? Apa yang harusnya kamu lakuin?
Kalo kamu ngerasa nijikon dan terlalu asik sama anime bahkan ga percaya sama lawan jenis real? Apa kamu bakal ngerasa hidupmu lebih bahagia?
Apalagi,
Gimana kalo, pacarmu sendiri yang nunjukkin gelagat itu? Bukan berarti dia ga suka makhluk 3D karena dia sukses ngeyakinin kamu kalo dia sayaaaang banget sama kamu. Tapi di lain sisi, cintanya juga adalah chara anime yang jauh lebih perfect dan lebih sering dia obrolin dan lamunin.
How's life if it so? #galau
0 komentar:
Poskan Komentar